Tegal, Poros & Wisata Maritim Indonesia.

Pelabuhan Tegal.

Para jongos(nelayan) sibuk menurunkan ikan hasil dua bulan berlayar dari atas kapal. Sedangkan disamping bawah kapal para kuli panggul siap membenahi posisi karung-karung plastik ikan yang masih dingin dan segar. 
Tegal Poros dan Wisata Maritim
Kapal Ikan, Tegal
Tidak jauh dari situ sang juragan duduk membawa buku catatan kecil sambil mencatat dan berteriak untuk alokasi pelelang. Para pelelang duduk melihat karungan plastik ikan dan bersiap menawar ikan-ikan layur segar. Setelah ikan ditimbang, karung ikan pergi di angkut motor butut dengan bak terbuka yang dipaksa menempel di bangku belakang motor. Ditengah-tengah puluhan kapal ikan yang berjejer rapi karena enggan melaut lantaran ombak tinggi, hanya ada satu kapal yang sibuk hari itu. Para pemungut ikan yang jongkok agak jauh dari kapal bercerita. Konon kabarnya, juragan cantik yang punya 20 kapal ikan ini sedang "kaya" karena hanya kapalnya yang melaut disaat kapal lainnya sandar. Panen raya. 
Tegal Poros Maritim
Lelang Ikan, Tegal

Pagi itu di pelabuhan Tegal.

Rasanya hidup sekali melihat kesibukan pagi di tempat pelelangan ikan, Jongor, Tegal. Para warga seliweran, riuh rendah teriakan para pelelang dari segala penjuru. Persiapkan fokus tingkat tinggi, kalkulasi cepat dan tepat, dan "memasang" kuping untuk mendapat harga lelang terbaik. Tidak jauh dari pelelangan ikan, terdapat hamparan luas dengan jejeran tampah untuk menjemur ikan asin. Tegal menjadi produsen ikan asin terbesar di Jawa Tengah yang mampu memenuhi kebutuhan dan permintaan besar dari segala penjuru Indonesia. Namanya tenggelam diantara kota-kota besar di pulau Jawa, tapi Tegal masih dan selalu menjadi kota yang masuk perhitungan sebagai kota maritim. 
Tegal, Poros & Wisata Maritim Indonesia.
Produsen ikan asin terbesar
Kali ini, Indonesia harus tahu kalau Tegal pernah dan selalu punya peran dalam mendukung kekuatan maritim Indonesia. Di awal kemerdekaan Indonesia, Tegal menjadi tempat pertama berdirinya Pendidikan Angkatan Laut. Posisinya yang strategis yaitu di jalur pantai utara Jawa memudahkan dibentuknya BKR(Badan Keamanan Rakyat) laut yang kemudian berkembang menjadi pangkalan-pangkalan Angkatan Laut RI (ALRI). Dengan kekuatan yang besar ALRI berkembang pesat dan berubah menjadi corps Armada IV, Tegal*.

Monumen Jos Soedarso, Tegal. 

Tegal, Poros & Wisata Maritim Indonesia.
Tugu Jos Soedarso.

Dibangunnya monumen Yos Sudarso di Jantung kota - perlintasan pantura menjadi bukti, disinilah embrio pasukan elit TNI AL dipupuk. Yosaphat Soedarso, bintang nya para pelaut Indonesi. Pahlawan yang gugur di dalam KRI Macan Tutul pada pertempuran melawan Belanda ini digempur habis-habisan oleh kapal destroyer dan pesawat pengintai Belanda.

Kota pesisir pantai dikenal sebagai daerah marjinal, dimana masyarakat mengandalkan hasil laut. Tapi dilihat dari perkembangannya, masyarakat Tegal sudah tidak lagi bergantung dari hasil tangkapan laut. Benih-benih bisnis anak muda mulai tumbuh berkembang, dipastikan Tegal akan menjadi lebih ramai dari biasanya. Instagram menjadi senjata ampuh yang digunakan @Info_Tegal dalam mempromosikan kota Tegal.
Tegal, Poros & Wisata Maritim Indonesia.
Monumen Jos Sodarso
Apa yang bisa dilihat anak muda dari Tegal yang menjadi poros maritim? Peluang besar tidak hanya datang dari wisata alam yang dimiliki Tegal. Tapi  wisata maritim dengan menekankan pada sejarah kelautan bisa menjadi daya jual wisata. Banyak yang di "jual" Tegal, warisan budaya, keberagaman bisnis dan wisata modern bisa dibanggakan. PR nya adalah apakah wong muda Tegal macam kita ini masih mampu mengangkat wisata sejarah yang kalah eksis dibanding wisata alamnya yang instagram-able?

Pasti bisa!
JALASVEVA, JAYAMAHE. KOBARKAN SEMANGAT PERTEMPURAN SETJARA GENTLE AND BRAVE - Monumen Jos Soedarso.

(*)Dikutip dari Wikipedia.
Share on Google Plus

Tentang Widya Hapsari

@sobatkolong warrior | OPEN WATER-ISO |Meter Diatas Permukaan Laut | MOCCAREO | DREAMER.

4 comments :

  1. tegal tersohor sbg kot perikanan. sayang pelabuhannya tidak sebesar daerah lain, mengingat sejarah kemaritiman tegal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, setuju, tapi sepertinya pemerintah kota Tegal melihat kebutuhan masyarakat atas kebutuhan trasportasi masyarakat. Jadi hanya ada pelabuhan untuk sumber daya laut, pelabuhan pelelangan ikan.

      Delete
  2. kerjamu di laut dan main mu ke laut juga dengan ikan2, apa ngak bosen ????

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bak bernafas, oksigen dan oksigen, jadilah sebuah kebutuhan. Hehehe.

      Om cum kapan mau main ke Tegal? Banyak tempat foto instagramable lho.

      Delete